Sejarah desa Kedungombo Desa Kedungombo berawal dari sejarah perjuangan kemerdekaan melawan penjajah Belanda pada saat masih kerajaan. Para pejuang kemerdekaan dari wilayah Grobogan Jawa Tengah yang berjuang untuk melawan kompeni dibawah pimpinan Pangeran Diponegoro, kemudian melarikan diri karena terdesak oleh Kompeni Belanda. Diantara Pejuang tersebut bernama Ki Musa yang babat alas kemudian dinamakan Kedungombo pada abad ± 18. Pada awal berdirinya desa Kedungombo dahulu masih menjadi satu dengan desa Plosoharjo, kecamatan Pace dan desa Pace Kulon. Mengingat wilayah desa Kedungombo merupakan hamparan Air yang disebabkan oleh aliran sungai sebanyak 4 sungai besar sehingga merupakan sebuah Kedung kemudian dinamakan Kedungombo. Disamping itu dengan melihat peta wilayah karena adanya sungai maka terjadi pemecahan desa menjadi desa Kedungombo. Pada masa kemerdekaan agresi Belanda ke 2, pusat pemerintahan kabupaten Nganjuk pernah berada di desa Kedungombo dalam masa pengungsian.