Desa Malangsari Jalani Visitasi PPID Menuju Desa Informatif Jawa Timur 2025


 2025-09-13 |  Desa Malangsari

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk melaksanakan visitasi Pejabat Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Desa Malangsari, Kamis (11/9/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi (monev) untuk memastikan kesiapan Desa Malangsari menghadapi visitasi dari Komisi Informasi (KI) Jawa Timur dalam ajang Keterbukaan Informasi Publik 2025.

Kepala Dinas Kominfo Nganjuk, Subani, menyampaikan rasa bangga atas capaian Desa Malangsari yang berhasil lolos tahap verifikasi dan penilaian Self Assessment Questionnaire (SAQ) dengan menjawab 59 pertanyaan secara lengkap.

 “Alhamdulillah, ini luar biasa. Semangat dan kerja keras PPID Desa Malangsari patut diapresiasi. Selanjutnya tinggal menyiapkan dokumen pendukung SAQ agar tim penilai bisa mencocokkan langsung dengan kondisi di lapangan. Jika sesuai, desa berhak melanjutkan ke tahap wawancara atau presentasi sebagai bukti komitmen keterbukaan informasi publik,” ujarnya.

Baca Juga: Optimalkan Keterbukaan Informasi, Diskominfo Nganjuk Gelar Rakor Persiapan Visitasi PPID Desa

Dalam kunjungan tersebut, tim Diskominfo Nganjuk mengecek kelengkapan dokumen pendukung, sarana-prasarana, serta layanan PPID Desa. Subani berharap Desa Malangsari bisa menjadi pionir sekaligus referensi keterbukaan informasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Nganjuk.

Kepala Desa Malangsari, Mujianto, menyambut baik proses visitasi ini dan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan akses informasi yang transparan kepada masyarakat. “Kami siap mengikuti tahapan visitasi dan berharap Desa Malangsari dapat melaju ke tahap berikutnya, sekaligus meraih penghargaan sebagai Desa Informatif Jawa Timur,” tuturnya.

Selain Malangsari, terdapat Desa Sekarputih dan Desa Kemaduh yang juga mengikuti tahapan monev keterbukaan informasi publik. Diharapkan, keikutsertaan desa-desa ini mampu mendorong semangat keterbukaan informasi sekaligus menghadirkan desa percontohan yang dapat dijadikan referensi bagi wilayah lain di Nganjuk.