Mewujudkan Keluarga Setara dan Ramah Anak di Era Digital bersama Dinsos P3A Nganjuk


 2025-09-03 |  Desa Malangsari

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Nganjuk menggelar kegiatan Implementasi Penyediaan Layanan Komprehensif bagi Keluarga dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender pada Selasa (2/9/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Dinsos P3A ini mengusung tema “Dampingi Anak Jelajahi Dunia Digital dengan Aman”.

Acara tersebut dihadiri Kepala Dinsos P3A Nganjuk Haris Jatmiko, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Nganjuk, Iit Herliana, perwakilan pengurus DWP, pemateri dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk, serta pengurus HIMPAUDI dan IGTKI. Turut hadir pula tamu undangan dari kalangan pendidik dan organisasi masyarakat.

Dalam sambutannya, Haris Jatmiko menegaskan bahwa kemajuan teknologi digital membawa dampak positif sekaligus tantangan, khususnya bagi anak-anak. Karena itu, orang tua dan pendidik memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan. “Kunci utama pendampingan adalah membangun literasi digital, pengawasan hukum, serta komunikasi yang sehat dan interaktif dengan anak-anak,” ujarnya.

Ketua DWP Nganjuk, Iit Herliana, menambahkan pentingnya komunikasi dan kolaborasi erat antara orang tua dan guru. Ia menekankan perlunya keterbukaan, termasuk menyampaikan kondisi anak agar guru dapat memahami dengan tepat. Selain itu, ia mendorong pertemuan parenting secara berkala untuk menyamakan pemahaman mengenai karakter anak. Iit juga menekankan pentingnya membangun tanggung jawab sejak dini, pola asuh penuh kasih sayang, serta penanaman nilai kejujuran dan kerja keras secara konsisten.

Sementara itu, Arfin Khoirul dari Diskominfo Nganjuk menjelaskan bahwa kecerdasan buatan (AI) sudah menjadi bagian dari kehidupan anak, baik untuk belajar maupun hiburan. AI memiliki banyak manfaat, tetapi juga membawa risiko sehingga orang tua perlu mendampingi anak dengan komunikasi terbuka, aturan jelas, dan teladan penggunaan gawai.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mempraktikkan penggunaan AI, termasuk fitur Meta AI di WhatsApp. Pemateri lain, Aini, menekankan bahwa AI bisa menjadi asisten pribadi bagi ibu, mulai dari membantu administrasi hingga mendampingi anak belajar. Namun, penggunaannya harus bijak dengan verifikasi informasi serta menjaga keamanan data pribadi.

Melalui program ini, Dinsos P3A Nganjuk berharap masyarakat dapat memperoleh informasi yang tepat tentang pemanfaatan teknologi digital secara aman dan positif. Dengan demikian, keluarga dapat berperan aktif menciptakan lingkungan yang adil, setara, dan ramah anak.