Emban Tugas Baru di Dinas PMD Nganjuk, Sopingi Siap Wujudkan Desa-desa Mandiri dan Berdaya Saing


 2025-08-12 |  Desa Malangsari

Setelah lima tahun menahkodai Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk, Sopingi kini mengemban amanah baru. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi resmi menugaskannya sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) mulai 31 Juli lalu. Posisi ini ia duduki usai “tukar kursi” dengan Puguh Harnoto.

Sopingi bukanlah sosok asing di dunia birokrasi Nganjuk. Dilansir dari JP Radar Nganjuk, ketika di Disdik, ia dikenal sebagai penggagas berbagai program inovatif seperti Jam Wajib BelajarKamis Jawa, hingga kebiasaan menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap pukul 10.00 WIB di sekolah. Semua program tersebut berangkat dari satu misi besar: memajukan pendidikan demi melahirkan generasi emas di Bumi Anjuk Ladang.

Kini, medan tugas Sopingi berubah. Dari yang terbiasa berinteraksi dengan guru dan pelajar, ia akan lebih banyak bersentuhan dengan perangkat desa dan masyarakat. Meski terasa baru, ia tak ingin kehilangan tempo. Mengikuti pesan Bupati Marhaen, Sopingi bertekad bekerja “sat set” cepat, tepat, dan tuntas.

“Adaptasi hanya butuh hitungan hari. Saya harus segera menyesuaikan diri agar bisa bekerja maksimal,” tegasnya.

Sebagai nahkoda baru di Dinas PMD, Sopingi telah menetapkan prioritas kerja. Pertama, memperkuat pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Kedua, meningkatkan kapasitas pemerintahan desa agar mampu mengelola potensi yang dimiliki secara optimal dan berkelanjutan.

“Kami ingin mendorong desa-desa di Nganjuk menjadi desa mandiri dan berdaya saing. Potensi yang ada harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemajuan bersama,” pungkasnya.