Buka Kegiatan Tamasya Kelas Orang Tua Hebat Seri 3 DPPKB, Mas Handy Optimis Tuntaskan Stunting


 2025-07-09 |  Desa Malangsari

Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus menunjukkan komitmennya dalam upaya menekan angka stunting. Melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), Pemkab Nganjuk menyelenggarakan kegiatan Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak) dalam rangkaian Kelas Orang Tua Hebat Seri 3 dengan mengusung tema  "ASI Eksklusif dan Imunisasi Rutin Lengkap", Selasa (8/7/2025). Kegiatan ini digelar secara luring dan daring dari Ruang Rapat Anjuk Ladang, dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan.

Kegiatan prestisius ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, yang akrab disapa Mas Handy. Turut hadir pula Kepala Dinas PPKB, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Komisi IV DPRD Kabupaten Nganjuk, jajaran camat dan kepala kelurahan se-Kabupaten Nganjuk, Ketua TP PKK, Ketua DWP Kabupaten Nganjuk, narasumber dokter spesialis anak, kader IMP, calon pengantin, ibu hamil, serta orang tua balita dan baduta.

Dalam laporannya, Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk, Nafhan Tohawi, menyampaikan bahwa program Tamasya merupakan inisiatif strategis dari BKKBN yang bertujuan menyediakan layanan pengasuhan anak yang terintegrasi. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan para orang tua dan pengasuh dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sejak dini. "Perlu diketahui kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan peilaku bagi catin, ibu hamil, ibu yang memiliki balita dan baduta, ayah balita dan baduta, pengasuh TPA, PKB, dan lainnya dalam mengelola  keluarga dalam tumbuh kembang anak," tuturnya.

Baca Juga : Berkilau di Usia Emas: Wisuda Lansia Tangguh Desa Balongasem

Sementara itu, Mas Handy, saat membuka acara, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap semua pihak yang telah berperan serta dalam menyukseskan program ini. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan generasi bebas stunting di Nganjuk.

“Ini bukan hanya program Kabupaten Nganjuk, melainkan bagian dari upaya nasional. Maka kita semua harus konsisten dan fokus dalam menuntaskannya,” tegasnya.

Ia optimistis bahwa dengan kerja sama yang solid, angka stunting di Kabupaten Nganjuk bisa ditekan secara signifikan dan akan berdampak langsung terhadap capaian Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga : Peringati May Day, DPPKB Fasilitasi Layanan KB Implan dan IUD Bagi Pekerja PT. Langgeng Jaya Makmur

“Jika Nganjuk mampu menurunkan stunting meski hanya satu digit, ini bisa memberi pengaruh besar di level provinsi,” imbuhnya.

Mas Handy juga menyinggung keberhasilan gerakan Selantang (Sekolah Lansia Tangguh) yang baru saja menggelar wisuda di Desa Balongasem. Menurutnya, semangat para lansia yang terus ingin berdaya merupakan refleksi dari keberhasilan program-program pemberdayaan keluarga.

Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut juga diserahkan berbagai penghargaan oleh Wakil Bupati Nganjuk, Kepala Dinas PPKB dan Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur. Penghargaan tersebut meliputi, Juara 3 Kampung KB Tingkat Provinsi Jawa Timur diraih oleh Kelurahan Mangundikaran, Lomba Video Pendek GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), Lomba SSK (Sekolah Siaga Kependudukan) se Kabupaten Nganjuk, Juara 1 (SMAN  2 Nganjuk), Juara 2 SMP Bina Insan Mandiri, Juara 3 (SMPN 1 Nganjuk), Harapan 1 (SMP Islam Plus Anahdloh Gondang),  Harapan 2 (SMK Kosgoro), Harapan 3 (SMAN 1 Ngronggot).