Nganjuk, PING – Kambing ternak “Kapten Sambo” dengan bobot 118,5 kg berhasil menjadi juara pertama kelas ekstrem Kontes Ternak Kambing Seni Peranakan Ettawa (PE) Ras Kaligesing Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Nganjuk, Sabtu (28/6/2025) di Lapangan GOR Bung Karno Nganjuk.
Kapten Sambo, kambing milik peternak asal Desa Sidoarjo, Kecamatan Tanjunganom ini berhasil menjadi juara setelah meraih skor tertinggi dengan bobot 118,5 kg. Ia berhasil mengalahkan rivalnya dari Kecamatan Loceret dengan bobot 103 kg (Juara II) dan Kecamatan Berbek dengan bobot 98,5 kg (Juara III).
Kontes ternak kambing ettawa ini dibuka langsung oleh Bupati Nganjuk, Kang Marhaen. Dalam sambutannya, Kang Marhaen menyampaikan selamat dan apresiasi kepada panitia serta seluruh peserta yang hadir. Menurutnya, lomba ini tidak sekadar kontestasi, melainkan juga menjadi sarana edukasi dalam pengembangan potensi peternakan kambing jenis ettawa di Kabupaten Nganjuk.
“Kegiatan hari ini tidak hanya kontes, tetapi harus berdampak luas bagi masyarakat Nganjuk, khususnya. Kontes ini harapan kami bisa menjadi peluang usaha baru. Adanya kontes ini diharapkan membuat masyarakat Nganjuk mulai membudidayakan ternak kambing ettawa,” kata Kang Marhaen.
Kambing jenis ettawa, diakui Kang Marhaen, memiliki banyak potensi unggulan yang bisa dikembangkan sehingga cocok untuk dibudidayakan oleh masyarakat Nganjuk.
“Selain perawakannya yang besar, hewan ini juga mudah perawatannya, tidak mudah sakit, dan cepat beradaptasi dengan lingkungan,” terangnya.
Selain sebagai hewan ternak, kambing ettawa juga memiliki banyak manfaat. Susu kambing ettawa mengandung protein tinggi, lemak rendah, dan mudah dicerna.
“Lemaknya juga rendah, dan mudah dicerna,” tandasnya.
Melalui kontes ini, orang nomor satu di Nganjuk tersebut berharap agar peternakan kambing ettawa dapat dikembangkan lebih lanjut di Kabupaten Nganjuk sehingga mampu mendukung pengembangan potensi peternakan lokal. Ia juga berharap acara ini bisa menjadi agenda tahunan pemerintah daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ida Shobihatin, dalam laporannya menyampaikan bahwa Kontes Ternak Kambing Seni Peranakan Ettawa (PE) Ras Kaligesing diikuti oleh 220 ekor kambing dari berbagai daerah di Regional Jawa. Peserta datang dari Yogyakarta, Banyumas, Jombang, Lamongan, Kediri, Tulungagung, Lumajang, dan Jember, selain dari Kabupaten Nganjuk.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi para peternak serta meningkatkan kemampuan dalam berbudidaya kambing jenis PE, sekaligus memberikan penghargaan kepada masyarakat peternak dan menjadi ajang promosi hasil ternak unggulan,” jelasnya.
Jenis ternak yang dikonteskan adalah Kambing Peranakan Ettawa (PE) dengan skala lomba tingkat regional Jawa. Lomba terbagi ke dalam beberapa kelas, baik untuk kambing jantan (Ekstrem, A, B, C, D, E) maupun betina (A, B, C, D, E).
“Pendaftaran kontes gratis, dan para pemenang akan mendapatkan Piala Bupati Nganjuk, sertifikat, serta uang pembinaan dengan total hadiah hingga jutaan rupiah,” ungkap Ida.
Ia merinci hadiah lomba sebagai berikut:
Untuk diketahui, kontes kambing ettawa hari ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Nganjuk, Ketua DPRD Nganjuk, Kepala OPD, Camat Nganjuk dan tamu undangan lainnya. (zk/ys)