NGANJUK, PING- Semangat dan antusiasme kembali menggelora di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Nganjuk. Kemarin (17/6/2025), pelatihan digital marketing yang ditunggu-tunggu akhirnya kembali digelar. Bertempat di Aula Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Kabupaten Nganjuk, sebanyak 40 pelaku UMKM mendapat suntikan ilmu dari para praktisi digital yang mumpuni.
Pelatihan ini digagas kolaboratif oleh Jawa Pos Radar Nganjuk bersama Dinkop UM Nganjuk, menggandeng Jawa Pos Radar Kediri sebagai narasumber utama. Direktur Jawa Pos Radar Kediri, Kurniawan Muhammad, atau yang akrab disapa Kum, menekankan pentingnya UMKM sebagai pilar utama perekonomian nasional. “UMKM adalah penyumbang terbesar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Jawa Timur dan nasional. Tapi, banyak tantangan yang mereka hadapi. Karena itu, kolaborasi jadi kunci,” tegasnya.
Dalam sesi inspiratifnya, Kum memperkenalkan konsep AMO: Ability, Motivation, Opportunity sebagai kunci sukses UMKM menghadapi era digital.
Baca Juga : Dinkop UM Gelar Pelatihan Manajerial Bagi Pengelola Koperasi
Ability (Kemampuan) yakni Pelaku UMKM wajib melek digital. Lewat pelatihan ini, mereka dibekali kemampuan dasar pemasaran online. “Kemampuan ini penting agar produk UMKM tak lagi sekadar dijual dari mulut ke mulut, tapi juga bisa melanglang buana lewat dunia maya,” jelas Kum.
Motivation (Motivasi) pelatihan sehari memang singkat, tapi dampaknya bisa jangka panjang. “Jangan puas dengan sekali belajar. Kuncinya adalah latihan tanpa henti. Hasil besar datang dari kerja keras yang konsisten,” pesannya penuh semangat.
Opportunity (Kesempatan) artinya momentum emas ini bukan hanya sekadar pelatihan. Dinkop UM memberi ruang, BNI siap mendukung permodalan, dan kolaborator seperti Yamaha Motor turut berperan aktif. “Kesempatan ini tidak datang dua kali. Harus dimanfaatkan secara maksimal,” imbuh Kum.
Baca Juga : Wabup Nganjuk Buka Pameran Pembangunan dan UMKM dalam Rangka HUT ke-1088 Nganjuk
Kepala Dinkop UM Nganjuk, Cuk Widiyanto, menyambut penuh antusias. Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bergotong royong untuk UMKM Nganjuk. “UMKM itu harus kaya! Caranya? Jangan cuma jualan di Nganjuk. Harus berani ekspansi ke pasar nasional bahkan internasional,” serunya membakar semangat peserta.
Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, tapi gerakan perubahan mindset pelaku UMKM agar tak lagi tertinggal dalam era digital. Harapannya, pelaku UMKM di Nganjuk tak hanya bisa bertahan, tapi juga mampu bersaing dan menang dalam pasar lokal maupun nasional yang kian kompetitif. (JP Radar Nganjuk, diolah)