Pemkab Nganjuk Siap Gelar Boyong Nata Praja, Kenang Perpindahan Pusat Pemerintahan


 2025-06-11 |  Desa Malangsari

Nganjuk, PING- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk akan mengadakan acara Boyong Nata Praja dan Sedekah Bumi pada hari Kamis (12/6/2025), sebagai bentuk penghormatan terhadap peristiwa sejarah pemindahan pusat pemerintahan dari Kecamatan Berbek ke Kota Nganjuk.

Kegiatan ini akan melibatkan seluruh jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk, menandai semangat kebersamaan dalam mengenang momen penting dalam perjalanan pemerintahan Kabupaten Nganjuk. Start dimulai dari Alun-alun Berbek hingga selesai di Pendopo Pemkab Nganjuk.

Acara boyongan tahun ini akan berlangsung meriah namun tetap khidmat dan sakral, dengan menampilkan parade budaya yang memukau, mulai dari pawai budaya, pertunjukan drumb band, hingga komunitas seni lokal.

Boyongan akan semakin semarak dengan kehadiran Pasukan Bregada, yang meliputi:

•    Bregada Umbul-umbul
•    Bregada Prawira Anom
•    Bregada Jemparing Langenastra
•    Bregada Jayeng Sekar
•    Bregada Songsong Buwana

Selain itu, rangkaian acara juga akan menampilkan peraga pembawa lampu gantung atau ublik, tokoh pembuka lawang, pembawa uborampe dan sesaji, serta pembawa menyan, hio, dan bunga, hingga tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan doa.

Pemkab Nganjuk berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang seremoni, tetapi juga sarana edukasi dan pelestarian sejarah serta budaya lokal yang kaya makna. Boyong Nata Praja bisa menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap nilai sejarah dan budaya lokal.

"Mari kita kenang kembali jejak sejarah penting perpindahan Ibu Kota Kabupaten Nganjuk, melalui peringatan bersejarah Boyong Nata Praja, dari Berbek ke Nganjuk yang telah berlangsung sejak 1880,"