Kang Marhaen Resmi Buka Musrenbang RPJMD Nganjuk 2025-2029, Tetapkan 7 Misi dan 15 Program Unggulan


 2025-05-15 |  Desa Malangsari

Nganjuk, PING- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 di Pendopo KRT Sosro Koesoemo, Rabu (14/5/2025). Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Nganjuk, Kang Marhaen.

Dalam sambutannya, Kang Marhaen menyampaikan bahwa Musrenbang ini menjadi momen strategis dalam menentukan arah pembangunan lima tahun ke depan. Pemkab Nganjuk telah merumuskan 7 misi utama sebagai fondasi dalam mewujudkan 15 program unggulan daerah, selaras dengan visi-misi “Mewujudkan Kabupaten Nganjuk Yang Maju, Sejahtera, dan Bermartabat”.

“Perencanaan ini harus menjadi pedoman kita bersama. Tidak hanya mempertimbangkan RPJM Nasional dan RPJP Nasional, tapi juga harus sejalan dengan RPJMD dan RPJP Jawa Timur, serta mempertimbangkan kebijakan pusat,” ujar Kang Marhaen.

Berikut tujuh misi pembangunan Kabupaten Nganjuk 2025-2029 dan beberapa program unggulan yang disampaikan:

  1. Mewujudkan tatanan kehidupan masyarakat yang dinamis dan harmonis berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, dengan menjaga kerukunan, ketertiban, serta ketentraman masyarakat, melalui penguatan pendidikan dan pesantren.
  2. Meningkatkan kinerja birokrasi yang bersih, profesional, dan akuntabel, guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang aspiratif, partisipatif, dan transparan. Kang Marhaen menegaskan pentingnya birokrasi yang bersih dari korupsi dan praktik jual beli jabatan. “Mutasi dan promosi, termasuk PPPK hingga Sekda, harus nol rupiah,” tegasnya.
  3. Mewujudkan percepatan pembangunan infrastruktur publik yang memadai dan berkualitas, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Program ini mencakup pembangunan serta pemeliharaan jalan, jembatan, dan saluran air.
  4. Meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, untuk mencetak sumber daya manusia unggul. Program unggulan dalam misi ini mencakup pengentasan kemiskinan dan pengangguran, peningkatan akses serta mutu pendidikan, layanan kesehatan masyarakat, dan pengadaan mobil siaga kelurahan.
  5. Meningkatkan keberpihakan terhadap ekonomi kerakyatan berbasis pertanian dan potensi lokal, melalui peningkatan daya saing investasi serta menjadikan Nganjuk sebagai kawasan agropolitan.
  6. Mendorong pengembangan sektor pariwisata dan sektor produktif lainnya berbasis teknologi tepat guna, dengan tujuan menjadikan Nganjuk sebagai destinasi wisata yang menarik dan berdaya saing.
  7. Meningkatkan kebanggaan terhadap seni, budaya, dan kearifan lokal, melalui pelestarian nilai-nilai budaya dan lingkungan hidup.

Kang Marhaen menekankan bahwa untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, dibutuhkan dukungan dari seluruh perangkat daerah serta para pemangku kepentingan. Ia mengajak semua pihak untuk bersinergi membangun Kabupaten Nganjuk secara berkelanjutan.

Musrenbang ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, Ketua DPRD, Forkopimda, Wakil Bupati Nganjuk, Kepala Bakorwil II Bojonegoro, Sekretaris Daerah, Ketua Dharma Wanita, pimpinan dan anggota DPRD, kepala OPD, staf ahli, serta para asisten dan inspektur.

Turut hadir pula perwakilan instansi vertikal, UPTD Provinsi Jawa Timur di Nganjuk, BUMN, BUMD, Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur, serta Bappeda dari kabupaten sekitar seperti Bojonegoro, Jombang, Madiun, dan Kediri. Tidak ketinggalan pula perwakilan perguruan tinggi, LSM, organisasi profesi, organisasi keagamaan, budaya, serta pemuda.

Kepala Bappeda Kabupaten Nganjuk, Adam Muharto, menjelaskan bahwa tujuan Musrenbang RPJMD ini adalah untuk menyempurnakan dokumen perencanaan pembangunan daerah dengan menghimpun berbagai masukan terkait permasalahan serta isu strategis dimasyarakat.

“Musrenbang ini untuk menyerap masukan yang berguna dalam merumuskan tujuan dan sasaran pembangunan Kabupaten Nganjuk tahun 2025-2029,” tandasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan Musrenbang RPJMD Nganjuk tahun 2025-2029.