Susun Renstra Tahun 2026, Sebelas Isu Strategi Daerah Jadi Fokus Disporabudpar Nganjuk


 2025-02-25 |  Desa Malangsari

NganjukPING -  Pembangunan dibidang budaya dan pariwisata yang kuat dan berkelanjutan menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Angin.

Menyadari hal ini, Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Nganjuk menggelar Forum Perangkat Daerah sebagai ajang diskusi strategis untuk merancang arah pembangunan daerah dalam rencana kerja di tahun 2026.

Berlangsung di Ruang rapat Empu Sindok Disporabudpar, Senin (24/02/2025). Forum yang dihadiri oleh Staf Ahli Bupati, Kepala OPD terkait, Akademisi, Dewan Kesenian dan tamu undangan lainnya ini tidak sekadar menjadi wadah perencanaan, tetapi juga langkah nyata dalam menyelaraskan kebutuhan daerah dengan kebijakan nasional.

Kepala Disporabudpar Kabupaten Nganjuk, Sri Handariningsih, mengatakan perencanaan yang matang dan terarah akan berdampak langsung dalam memberikan pelayaan dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat serta penataan ruang yang lebih baik.

Untuk itu, pihaknya turut mengapresiasi kepada para pemangku kebijakan yang hadir dalam FPD ini yang telah berkontribusi dalam rancangan kerja Disporabudpar di tahun 2026.

“Kami sebagai leading sektor kepemudaan, olahraga, kebudayaan dan pariwisata. Mengundang panjengan semua hadir disini untuk menentukan arah pembangunan dari rencana kerja Disporabudpar dengan tepat dan sesuai,” tandasnya.

Dalam penyusunan rencana strategis (Renstra), Sri Handariningsih menegaskan pentingnya memahami dinamika kebutuhan masyarakat serta tantangan yang dihadapi.

“Diskusi dalam forum ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan isu yang relevan dan inovatif, serta mendorong partisipasi aktif dari peserta dalam memberikan ide dan masukan. Sehingga dapat mendukung rencana kerja Disporabudpar dalam mensukseskan visi misi pemerintah kabupaten nganjuk,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Dia Putri Aruma selaku Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Nganjuk juga berharap FPD ini tidak hanya direncanakan secara teknis saja tetapi juga berfokus dalam pencapaian tujuan yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Semoga FPD hari ini bisa mendapatkan hasil, mulai dari inovasi masukan dari pejabat, aktivis dan tamu undangan lainnya guna menyalaraskan rencana kerja Disporabudpar dan mendukung program pemerintah daerah,” imbuhnya.

Adapun, 11 Isu Strategis yang menjadi fokus rencana kerja Disporabudpar tahun 2026 :

  1. Peningkatan skil bagi pemuda potensial
  2. Optimalisasi kepemudaan dan olahraga
  3. Identifikasi cagar budaya yang ditetapkan oleh melalui prduk hukum daerah
  4. Menyusun sop penyelematan, perlindungan dan pelestarian cagar budaya
  5. Spesifikasi event berdasarkan pengembangan pariwisata seni dan budaya
  6. Menetapkan kalender tahunan
  7. Menyajikan budaya local dengan format keterbaruan
  8. Optimalisasi edukasi museum dan kesejarahan local
  9. Promosi eventsasi pengembangan destinasi pariwisata baru
  10. Operasionalisasi komite ekonomi ekraf
  11. Mengikutsertakan pelaku dan produk ekraf dalam event pengembangan dan promosi pariwisata