Nganjuk, PING- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk terus melakukan evaluasi dan monitoring secara bertahap terhadap para alumni peserta pelatihan kerja berbasis kompetensi yang digelarnya. Mereka memastikan peserta yang mengikuti pelatihan bisa membuka usaha baru atau berwirausaha.
Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk, melalui Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja (Penta), Ninuk Siwi Suhartatik, menyampaikan, bahwa setiap pelatihan kerja berbasis kompetensi, selalu terdapat grup media sosial yang dibuat untuk memantau perkembangan para alumni peserta pelatihan.
"Jadi semua pelatihan kerja yang kita adakan, itukan dibentuk grup untuk monitoring (pengawasan). Selain itu, kita juga berkunjung langsung. Seperti giat hari ini yang kita laksanakan ke Wilangan dan Bagor," ungkap Ninuk Siwi Suhartatik kepada PING, Rabu (30/10/2024).
Ninuk Siwi Suhartatik juga mengatakan, melalui grup yang dibuat dengan melibatkan lembaga pelatihan kerja, pihaknya mengaku akan lebih mudah memfasilitasi para peserta pelatihan kerja untuk memberikan peluang membuka usaha baru (berwirausaha).
"Kalau dalam monitoring grup, para alumni peserta pelatihan belum ada yang berwirausaha, maka ini harus dievaluasi oleh penyelenggara Disnaker dan LPK," jelas Ninuk Siwi Suhartatik.
Nantinya setelah adanya evaluasi secara bertahap, Ninuk Siwi Suhartatik berharap bisa memberikan peluang bagi alumni peserta pelatihan kerja untuk membuka usaha baru atau berwirausaha.
Ninuk Siwi Suhartatik mengaku, bahwa digelarnya pelatihan kerja tersebut bertujuan untuk memberikan tambahan ilmu sebagai bekal meningkatkan kesejahteraan.
"Melalui ilmu dan sertifikasi kompetensi yang didapatkan, nantinya dapat digunakan oleh alumni peserta pelatihan kerja untuk berwirausaha atau membuka usaha baru di wilayahnya," kata Ninuk Siwi Suhartatik.
Menurutnya, dengan adanya target agar alumni peserta pelatihan kerja membuka usaha baru atau berwirausaha, maka tingkat pengangguran di Kabupaten Nganjuk akan semakin menurun. "Sehingga tren pengangguran semakin berkurang dan meningkatkan kesejahteraan peserta pelatihan kerja," pungkas Ninuk Siwi Suhartatik.