Tanjunganom – Kecamatan Tanjunganom mengadakan pelatihan 25 kompetensi dasar bagi kader Posyandu dalam rangka menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan prevalensi stunting. Pelatihan ini diikuti oleh kader Posyandu dari berbagai desa dan kelurahan di Kecamatan Tanjunganom dan dipandu oleh tenaga medis serta ahli gizi dari dinas kesehatan.
Materi pelatihan meliputi pengetahuan penting tentang kesehatan ibu dan anak, mulai dari pemantauan kehamilan, teknik menyusui yang benar, hingga deteksi dini dan penanganan gizi buruk pada balita. Peserta juga dilatih dalam mengenali tanda-tanda risiko pada ibu hamil serta teknik pemberian makanan tambahan bergizi bagi bayi dan balita.
Dalam sambutannya, Kepala Puskesmas Tanjunganom mengungkapkan bahwa pelatihan ini bertujuan membekali kader Posyandu dengan pengetahuan dan keterampilan dasar yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Posyandu. “Kami berharap para kader dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di sini sehingga angka kematian ibu, bayi, dan stunting dapat ditekan secara signifikan. Peran aktif kader sangat penting dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat,” ujarnya.
Para kader Posyandu menyambut positif pelatihan ini dan berharap dapat segera mengaplikasikan keterampilan baru mereka di lapangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan Posyandu semakin berdaya dalam memberikan layanan kesehatan dasar yang efektif dan berkesinambungan, serta berkontribusi langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Tanjunganom.